Kenaikan Karcis Bikin Leang Lonrong Sepi, Pelaku UMKM Gigit Jari di Hari Libur

    Kenaikan Karcis Bikin Leang Lonrong Sepi, Pelaku UMKM Gigit Jari di Hari Libur
    Kenaikan Karcis Bikin Leang Lonrong Sepi, Pelaku UMKM Gigit Jari di Hari Libur

    PANGKEP SULSEL - Suasana Wisata Alam Leang Lonrong Desa Panaikang Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tampak berbeda pada Minggu (hari libur) yang biasanya dipadati pengunjung. Alih-alih ramai, kawasan wisata ini justru terlihat sunyi dan lengang. Minggu (8/2/2026)

    Kondisi tersebut diduga kuat dipicu oleh kenaikan harga tiket masuk yang sebelumnya Rp 3.000 kini melonjak menjadi Rp 10.000 per orang. Perubahan tarif ini membuat minat masyarakat untuk berkunjung menurun drastis.

    Padahal, Leang Lonrong selama ini dikenal sebagai destinasi favorit warga lokal dan luar daerah untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga. Air  alami yang mengalir dari perut gunung dan suasana hutan yang sejuk biasanya menjadi daya tarik utama.

    Pantauan di lokasi menunjukkan area parkir yang biasanya penuh kendaraan kini hanya terisi beberapa unit saja. Gazebo dan titik-titik istirahat pengunjung pun tampak kosong.

    Dampak paling terasa dirasakan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggantungkan hidup dari ramainya pengunjung wisata. Lapak-lapak makanan dan minuman terlihat sepi tanpa pembeli.

    Salah seorang pelaku UMKM di kawasan Leang Lonrong mengungkapkan keluh kesahnya. Ia mengatakan bahwa sebelumnya, dengan tiket masuk Rp 3.000, jumlah pengunjung sangat ramai dan mampu menghidupi keluarganya.

    “Pak, dulu waktu karcis masih Rp 3.000 pengunjung banyak sekali. Alhamdulillah, dari jualan di sini saya bisa hidupkan keluarga. Sekarang pengunjung sunyi, kami cuma bisa gigit jari, ” ujarnya dengan nada sedih.

    Menurutnya, kenaikan tarif tersebut terasa terlalu tinggi bagi sebagian besar pengunjung lokal, terutama masyarakat sekitar yang biasanya datang bersama keluarga besar. ( Herman Djide)

    pangkep sulsel
    HermanDjide

    HermanDjide

    Artikel Sebelumnya

    Bidkeu Polda Sulsel Borong 4 Penghargaan...

    Artikel Berikutnya

    Siapkan Kompos dari Sekarang, Herman Djide:...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tiga Oknum Jaksa Kejati Banten Jalani Sidang Perdana Terkait Dugaan Pemerasan Rp2 Miliar
    KPK Periksa Pejabat MA Terkait Suap Hakim PN Depok
    KPK Soroti Pengadaan 25.644 Motor Listrik Badan Gizi Nasional
    KPK Jerat Jatmiko Dwi Seputro Adik Bupati Tulungagung dalam OTT
    KPK Dalami Cukai, Pengusaha Rokok Khairul Umam Diperiksa

    Ikuti Kami